Bangun Wisata Pedesaan Bisa Pakai Dana Desa - Info Borobudur dan Wisata Magelang

Breaking

Post Top Ad

InfoBorobudur

Post Top Ad

Pesona Magelang

Jumat

Bangun Wisata Pedesaan Bisa Pakai Dana Desa




BOROBUDUR- Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memperbolehkan Dana Desa untuk pembangunan pariwisata. Hal ini guna mengejar target Presiden Jokowi sebanyak 2 juta wisman dan 5 juta wisnus di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang tahun 2019 mendatang.

"Setiap desa menerima Dana Desa hampir Rp 1 milyar, silahkan digunakan untuk pengembangan pariwisata," kata Sekjen Kemendesa Anwar Sanusi PhD saat berdialog bersama Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWCB PRB) Edy Setijono dengan 14 kades se-Kecamatan Borobudur di Warung Kopi Borobudur, baru-baru ini.

Untuk itu, Kemendes PDTT akan memfasilitasi pembentukan badan usaha milik desa (BUMDes) untuk menopang pembangunan pariwisata di sekitar Candi Borobudur. Dari indek yang ada diketahui jika desa-desa di sekitar Borobudur masih tertinggal jauh dari lainnya.

Nantinya seluruh masyarakat desa akan menjadi pemegang penuh saham BUMDes. ”Ini beda dengan koperasi dimana wewenang hanya dimiliki anggota saja. Kami ingin semua masyarakat terlibat. Kami akan mengawal dengan menempatkan fasilitator,” paparnya.

Anwar menambahkan fasilitator Kemendesa nantinya akan membantu penyusunan program bersama dan meningkatkan kesadaran wisata masyarakat desa. "BUMDes bertugas menemukenali potensi dan mengembangkannya. Namun tidak boleh BUMDes menyaingi usaha yang sudah ada, apalagi sampai menjadi predator bisnis masyarakat," jelas Anwar.

Dirut PT TWCB PRB Edy Setijono mengatakan pihaknya sudah berhasil menggandeng 14 BUMN untuk pengembangan wisata pedesaan. Nantinya setiap BUMN akan mendirilan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di satu desa. Balkondes ini akan memiliki aula, usaha kuliner dan homestay 30 kamar.

Hingga akhir Desember nanti Edy menargetkan akan menggaet enam BUMN lagi untuk mendapingi enam desa lainnya. "Sesuai target awal kami menargetkan akan mendirikan Balkondes di 20 desa di Kecamatan Borobudur. Visi ini betul-betul untuk mengangkat ekonomi masyarakat Borobudur," kata dia.

Disebutkan Homestay Balkondes akan menerapkan standar tinggi seperti hotel berbintang dan menjadi member Hotel Indonesia Group (HIG). Balkondes akan diresmikan akhir Desember 2016 bersamaan dengan perayaan Hari Raya Budaya Borobudur.

"Kami ingin ada perayaan yang melibatkan seluruh elemen di Borobudur bukan hanya dimiliki satu kelompok saja. Harus ada kebersamaan. Ini akan menjadi kalender tahunan. Mulai Januari kita akan garap pasar mancanegara," kata Edy.

Sementara itu, Camat Borobudur Nanda Cahyadi Pribadi meminta masyarakat Borobudur untuk tidak mudah menjual lahan miliknya.Nanda meminta masyarakat Borobudur membangun wisata pedesaan dengan potensi masing-masing. "Sekarang ada banyak kesempatan, tinggal masyarakat mau memanfaatkan atau tidak," ujar Nanda. (Habib Shaleh)

Post Top Ad