Berkah Film AADC untuk Wisata Pedesaan Borobudur - Info Borobudur dan Wisata Magelang

Breaking

Post Top Ad

InfoBorobudur

Post Top Ad

Pesona Magelang

Senin

Berkah Film AADC untuk Wisata Pedesaan Borobudur



PEMUTARAN film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) membawa berkah bagi wisata pedesaan di sekitar Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Betapa tidak, sejak AADC 2 tayang perdana di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam pada Kamis (28/4/2016) lalu, jumlah wisatawan melonjak drastis.

Berdasarkan data pengelola Punthuk Setumbu pada bulan Januari jumlah wisatawan mancanegara mencapai 1.250 orang dan wisatawan nusantara 2.768. Jumlah ini melonjak bulan Februari menjadi 1.465 (wisman) dan 1.319 (wisnus), bulan Maret 1.615 (wisman) dan 1.622 (wisnus).

Kenaikan kembali terjadi bulan April yakni 1.622 (wisman), dan 1.392 (wisnus). Shooting film ini sendiri dilakukan pada awal bulan November 2015. "Sejak shooting masyarakat sudah mengapresiasi sehingga wisatawan tertarik berkunjung ke Punthuk Setumbu," kata pengelola PunthukSetumbu Nur Zazit.

Menurut Zazit jumlah kunjungan wisatawan melonjak drastis setelah film AADC 2 tayang perdana. Selama bulan Mei 2016 jumlah kunungan wisatawan menjadi 2.050 wisman dan 6.250 wisnus. Jumlah ini adalah wisatawan yang berkunjung pada dini hari sampai pagi jam 08.00 WIB.

"Pada siang dan sore hari lebih banyak wisatawan yang tidak kami catat karena sebagian besar adalah warga sekitar Borobudur. Mereka tertarik ingin mengetahui keindahan Phunthuk Setumbu. Jika kami catat jumlah kunjungan jauh lebih banyak," kata dia.

Jumlah ini, kata Zazit, melonjak drastis dari jumlah kunjungan tahun 2015. Selama tahun 2015 Phunthuk Setumbuh dikunjungi 21.570 orang, yang terdiri dari 9.400 wisman dan 12.170 wisnus. Selama empat bulan tahun 2016 jumlah wisatawan sudah mencapai angka 7.235 wisman dan 8.002 wisnus atau total 15.237 orang. 

Disebutkan wisatawan asing didominasi warga Eropa. Wisatawan asal Eropa ini diperkirakan akan tetap dominan sampai bulan Juli mendatang. "Selama musim panas wisatawan Eropa ke Indonesia akan tetap tinggi. Akhir tahun nanti giliran wisatawan Asia yang akan meningkat," kata dia.




Para wisatawan tertarik napak tilas kisah cinta antara Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicholas Saputra) setelah 14 tahun berpisah. Punthuk Setumbu dan Gereja Ayam di Bukit Rhema menjadi dua lokasi yang paling banyak dicari. Sejumlah destinasi lain seperti PunthukPurwosari Sunrise, Phunthuk Sukmojoyo, Punthuk Mongkrong, dan lainnya juga ikut bergairah. 

Dari puncak Punthuk Setumbu ini wisatawan bisa melihat Candi Borobudur, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu berada dalam satu frame sehingga jika dipotret akan terlihat sangat indah. Pengunjung disarankan mulai naik sekitar pukul 04.00 pagi sehingga bisa menikmati sunrise yang indah.

Dari Punthuk Setumbu, pengunjung dapat berjalan kaki menuju Gereja Ayam di Bukit Rhema Dusun Gombong, Desa Kembanglimus. Bangunan ini dibuat oleh seorang pastur setelah ia mendapat ilham untuk mendirikan tempat berdoa bagi semua umat manusia dari berbagai agama. 

Bangunan gereja ini disebut Gereja Ayam karena dari atas bentuk bangunan mirip kepala ayam. Dari 'kepala ayam' ini wisatawan bisa menikmati keindahan alam Kabupaten Magelang yang sudah kesohor.

Zazit mengungkapkan semakin banyaknya pengunjung ini menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas. "Kami ingin membuat taman karena setiap kemarau tanah kering. Kami juga akan menata lahan parkir agar wisatawan semakin nyaman," kata dia. (Kang Habib Shaleh)

Post Top Ad