10 destinasi terbaik di Magelang - Info Borobudur dan Wisata Magelang

Breaking

Post Top Ad

InfoBorobudur

Post Top Ad

Pesona Magelang

Jumat

10 destinasi terbaik di Magelang

INFOBOROBUDUR.COM – Kabupaten Magelang, dikeliling lima gunung. Meliputi Gunung Merapi di timur, Gunung Merbabu dan Andong di sisi utara, Gunung Sumbing di sisi barat dan pengunungan Menoreh di sisi selatan. Sehingga wilayah ini, berada di daerah cekungan (lembah). Tak mengherankan, mayoritas destinasi pariwisatanya, berasal dari keindahan alamnya.

Candi Borobudur, memang berada di Kabupaten Magelang. Namun sebenarnya, tidak hanya candi peninggalan Wangsa Sailendra itu yang menarik untuk dikunjungi, ada puluhan bahkan ratusan destinasi pariwisata yang patut didatangi.

Berikut 10 destinasi pariwisata yang paling menarik dikunjungi.

1. Candi Borobudur. Siapa tidak mengenal keberadaan candi terbesar di Indonesia ini. Bahkan organisasi PBB melalui UNESCO nya, telah mengakui Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia. Kalau kesini, kita tidak hanya melihat keindahan candi peninggalan Dynasti Syailendra tersebut. Namun disini juga disediakan kereta api, sepeda, gajah dan dokar untuk mengelilingnya. Bahkan kita juga bisa berkeliling ke desa-desa wisata sekitar dengan menyewa dokar. Diantaranya Desa Wisata Candirejo, Wanurejo, Borobudur, tempat pembuatan gerabah di Desa Karanganyar dan Desa Bahasa Ngargogondo.


2. Ketep Pass. Objek wisata buatan yang terletak di Kecamatan Sawangan ini, menyajikan pemandangan alam berupa puncak Gunung Merapi dan Merbabu. Objek ini, sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama saat weekend, musim libur sekolah atau libur hari raya. Dari tempat ini, kita juga bisa melihat matahari terbit mau pun tenggelam. Didalamnya, juga terdapat volcano theatre yang berisi film dokumentasi saat erupsi Gunung Merapi 2010 lalu. Selain itu juga terdapat museum gunung merapi yang berisi data dan foto-foto Gunung Merapi saat erupsi sejak beberapa puluh tahun lalu. Disini juga terdapat berbagai fasilitas permainan anak-anak dan sebagainya. Tak jauh dari lokasi ini, kita juga bisa mengunjungi Air Terjun Kedung Kayang, Agro Wisata Stroberry dan Top Selfi Kragilan.


3. Punthuk Setumbu. Salah satu lokasi terbaik untuk mengambil atau mengabadikan momen-momen matahari terbit. Lokasinya tak jauh dari Candi Borobudur, sekitar 1,5 km ke barat tepatnya di Desa Wisata Karangrejo. Kalau kita beruntung, dilokasi ini kita juga bisa melihat Matahari terbit tepat disela-sela antara Gunung Merbabu dan Merapi. Dibagian lain, kita juga dapat melihat Candi Borobudur yang masih diseliputi kabut. Sejak dibuka awal tahun 2000 an lalu, sudah banyak dikunjungi turis mancanegara.


4. Bukit Rema atau Gereja Ayam. Meski tergolong objek wisata baru di Kabupaten Magelang, namun sejak dipakai shoting Film AADC 2 (Ada Apa Dengan Cinta) 2015 lalu, kini menjadi booming. Lokasinya juga berdekatan dengan Candi Borobudur dan Punthuk Setumbu. Pada awalnya, tempat ini adalah sebuah tempat ibadah (gereja). Namun urung digunakan. Lama tak digunakan, pemiliknya kemudian membukanya untuk umum sekitar 2014 lalu. Mulailah ramai dikunjungi. Dari puncak kepala ayam, kita dapat melihat keindahan Candi Borobudur dan barisan pegunungan Menoreh yang menghijau serta puncak Gunung Merapi dan Merbabu.
  

5. Wisata Rafting atau Arung Jeram di Sungai Elo dan Progo. Bagi pecinta petualang, kalau berkunjung ke Magelang jangan lupa mencoba Rafting atau berarung jeram di Sungai Elo dan Sungai Progo. Dijamin aman, karena arus dan jeramnya tidak terlalu ekstrem. Bagi pemula, disarankan mencoba lebaih dahulu di Sungai Elo. Namun bagi yang sudah sering berarung jeram, dapat mencoba di Sungai Progo yang memiliki arus dan jeram sedikit lebih berbahaya dibanding Elo. Saat ini ada sekitar 30 operator yang menyediakan lebih dari 200 perahu. Waktu tempuhnya, rata-rata sekitar 2,5 jam. Selama perjalanan, anda akan dimanjakan pemandangan alam yang masih indah nan asri. Setelah 1,5 jam perjalanan, kita akan diajak beristirahat dengan menikmati air kelapa muda dan aneka jajanan tradisional seperti kue clorot, jadah dan lainnya. 

6. Mangli adalah salah satu desa yang berada di kaki gunung sumbing sebelah timur dengan ketinggian sekitar 1730 mdpl. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. Karena keindahan alamnya, saat ini banyak para wisatawan domestik sering berkunjung pada akhir pekan untuk sekedar menikmati keindahan alamnya dan juga merasakan segar udaranya yang masih alami. Bagi wisatawan, keindahan serta karifan lokal masyarakatnya masih terasa kental. Senyum, sapa dan salam masih hangat didusun ini. Dari sini keindahan dan kesejukan alamnya serta kehangatan masyarakatnya, dapat kita rasakan semuanya. Dari tempat ini, kita memandang dari kejauhan Gunung Merapi, Merbabu, Andong dan Gunung Telomoyo. Dibawahnya adalah lahan pertanian nan menghijau yang sangat luas. Ditempat ini, kita juga bisa melihat lima air terjun, rumah pohon, gardu pandang, stroberry, hutan pinus dan camping ground.

7. Tour de Village (keliling ke desa wisata). Kalau kita ke Candi Borobudur, jangan lupakan untuk keliling desa wisata. Ada banyak transportasi yang bisa kita gunakan, mulai dari sepeda onthel, andong dan yang terbaru menggunakan mobil kuno VW combi. Dalam tour de village ini, kita bisa melihat kehidupan masyarakat yang masih menjaga nilai-nilai tradisional, mengunjungi tempat-tempat pengrajin (home industri), balai ekonomi desa (balkondes), minum kopi menoreh, pemandangan hamparan persawahan dan keindahan pengunungan Menoreh serta lainnya.


8. Candi Selogriyo. Candi Selogriyo ini berdiri sendiri dan terletak tepat di lereng tiga bukit yaitu bukit condong, giyanti dan malang. Berada di ketinggian kira-kira 648 mdpl. Akses untuk sampai ke Candi selogriyo dari pemukiman warga terdekat hanya bisa di lalui dengan berjalan kaki atau dengan mengendarai sepeda motor. Karena akses jalan yang masih sulit untuk di jangkau dengan kendaraan roda empat. Namun selama perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan sawah terasering yang sangat mempesona.



9. Punthuk (puncak) Gunung Kendil, Borobudur, menjadi salah satu spot sunrise terbaik untuk melihat matahari terbit diantara Gunung Merapi dan Merbabu serta Candi Borobudur. Punthuk Kendil ini terletak di Dusun Kamal, Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Posisi Punthuk Kendil Gupak’an ini masih berada satu deretan dengan spot sunrise lainnya seperti Punthuk Sukmojoyo dan Punthuk Mongkrong. Salah satu kelebihan spot sunrise yang dirintis sejak tahun 2015 ini adalah akses jalan yang mudah. Dari Candi Borobudur, wisatawan bisa mengambil kiri di Jalan Badrawati menuju arah Desa Majaksingi, kemudian belok ke kanan menuju arah Desa Karanganyar. Sesampainya di pertigaan Nglipoh, wisatawan bisa mengambil ke arah kiri dan menyusuri jalan aspal kecil sampai lokasi.

10. Jeep Merapi. Tergolong wisata baru di Kabupaten Magelang. Wisata yang menonjolkan pemandangan alam khususnya Gunung Merapi dengan alur sungai yang pernah dilewati banjir lahar dengan menggunakan kendaran Jeep ini, kini cukup banyak peminatnya. (Yohanes)

Post Top Ad